Mahasiswa STIK Polri Bergerak di Limbung, Edukasi Warga hingga Pantau Lokasi Rawan Karhutla

BERITA45 Dilihat

KUBU RAYA – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak cukup hanya dilakukan saat api sudah berkobar. Kesadaran masyarakat menjadi kunci agar kebakaran bisa dicegah sejak awal.

Hal itu dilakukan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri yang turun langsung ke Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Selain memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat, mahasiswa STIK Polri juga melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi yang dinilai berpotensi terjadi karhutla, Kamis (3/9/26).

Dengan mendatangi warga secara langsung, mahasiswa STIK Polri menyampaikan pesan agar masyarakat tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar.

Warga juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar.

Pencegahan menjadi langkah paling penting. Masyarakat diminta untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Tak berhenti pada penyampaian imbauan, mahasiswa kemudian turun mengecek kondisi lapangan. Pengecekan dilakukan untuk melihat secara langsung situasi lingkungan dan potensi munculnya titik api di wilayah Desa Limbung.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pola pencegahan berbasis masyarakat. Dengan mengetahui kondisi di lapangan, potensi karhutla diharapkan dapat diantisipasi lebih cepat sebelum api membesar dan meluas.

Masyarakat pun diajak tidak menganggap sepele kemunculan asap atau api sekecil apa pun. Jika ditemukan indikasi kebakaran, warga diminta segera melaporkannya kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

Mahasiswa STIK Polri juga mengingatkan bahwa dampak karhutla bukan hanya soal lahan yang terbakar. Asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kualitas udara, kesehatan masyarakat, aktivitas sehari-hari, hingga berdampak pada lingkungan.

Melalui kegiatan edukasi dan pengecekan lapangan tersebut, mahasiswa STIK Polri berharap masyarakat Desa Limbung semakin peduli terhadap lingkungan dan ikut menjadi bagian dari upaya pencegahan karhutla.

Sebab, sebelum petugas berjibaku memadamkan api, ada satu langkah yang jauh lebih penting: memastikan api tidak pernah diberi kesempatan untuk membesar.