Perkuat Penanganan Karhutla, 60 Personel Brimob Tuntas Jalani BKO di Kubu Raya

Blog6 Dilihat

KUBU RAYA – Sebanyak 60 personel Brigade Mobil (Brimob) yang diperbantukan ke Polres Kubu Raya telah menyelesaikan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) dalam membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Puluhan personel Brimob tersebut telah berada di Kubu Raya selama kurang lebih satu bulan tujuh hari. Kehadiran mereka diperbantukan untuk memperkuat jajaran kepolisian dalam menghadapi ancaman Karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa Sastika Aktadivia Robinson menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel BKO Brimob Mako Pelopor dan Brimob Polda Bali yang telah membantu Polda Kalimantan Barat, khususnya Polres Kubu Raya, dalam penanganan Karhutla.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan BKO Brimob Mako Pelopor dan Brimob Polda Bali yang sudah membantu Polda Kalbar, khususnya Polres Kubu Raya, dengan bantuan 60 personel,” ujar Rensa, Jumat, 2 Oktober 2026.

Selama berada di Kubu Raya, personel BKO Brimob tidak hanya melaksanakan kegiatan patroli di sejumlah wilayah yang rawan Karhutla, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya pemadaman kebakaran yang terjadi di sejumlah lokasi.

Menurut Rensa, keberadaan personel tambahan tersebut turut memperkuat upaya jajaran kepolisian bersama tim gabungan dalam menangani titik-titik Karhutla, terutama ketika terjadi kebakaran di lokasi yang membutuhkan penanganan secara cepat.

“Di mana mereka telah membantu memadamkan karhutla selama kurang lebih satu bulan tujuh hari,” katanya.

Penanganan Karhutla dilakukan dengan mengerahkan personel dan perlengkapan pemadaman ke lokasi yang ditemukan adanya titik api. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas serta mengurangi dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Setelah menjalankan tugas selama lebih dari satu bulan, puluhan personel Brimob tersebut kini menyelesaikan penugasan BKO di wilayah hukum Polres Kubu Raya.

Rensa menyebut kondisi lingkungan saat ini mulai menunjukkan perbaikan. Salah satu indikatornya terlihat dari kondisi visibilitas yang berangsur membaik setelah sebelumnya sejumlah wilayah Kubu Raya sempat terdampak kabut asap akibat Karhutla.

“Alhamdulillah, kita bisa lihat bersama visibilitas sudah mulai membaik,” pungkasnya.

Meski kondisi kabut asap mulai membaik, upaya pencegahan dan penanganan Karhutla tetap dilakukan oleh jajaran Polres Kubu Raya. Patroli di wilayah rawan, pemantauan titik api serta imbauan kepada masyarakat terus digencarkan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran hutan dan lahan tidak kembali meluas.

Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi apabila menemukan titik api dinilai penting untuk mempercepat penanganan dan mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas.