Polsek Sungai Kakap Garap Lahan 3 Hektare untuk Perkuat Produksi Jagung

BERITA115 Dilihat

KUBU RAYA – Polsek Sungai Kakap menanam benih jagung di lahan seluas 3 hektare di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong produktivitas pertanian yang berdampak pada perekonomian masyarakat.

Penanaman benih jagung Kuartal 1 tahun 2026 itu berlangsung di lahan milik Hamzah, Jalan Parit Delima RT 64 RW 18, Desa Punggur Kecil.

Sebanyak 35 kilogram benih jagung pipil lokal ditanam di lahan tersebut bersama kelompok tani Desa Punggur Kecil. Kegiatan ini melibatkan Kapolsek Sungai Kakap Iptu Widi Harso, Kanit Binmas Aiptu Rasyid, Bhabinkamtibmas Desa Punggur Kecil Aipda Dadang Hermansyah, serta Bhabinkamtibmas Desa Punggur Kapuas Bripka Zainudin.

Kapolsek Sungai Kakap Iptu Widi Harso melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, penanaman jagung tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional melalui penguatan produksi di tingkat daerah.

“Program penanaman jagung ini merupakan upaya nyata dalam mendukung swasembada pangan nasional. Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Ade, Minggu (27/9/26).

Menurutnya, hasil budidaya jagung sangat bergantung pada perawatan dan pemupukan yang dilakukan selama masa pertumbuhan. Karena itu, keterlibatan petani menjadi bagian penting agar tanaman dapat berkembang secara optimal hingga masa panen.

Ia berharap petani dapat melakukan perawatan dan pemupukan secara maksimal sehingga tanaman jagung yang ditanam di lahan tersebut mampu menghasilkan produksi yang baik.

“Harapannya, dengan perawatan dan pemupukan yang maksimal oleh petani, tanaman jagung dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal,” ujarnya.

Penanaman tersebut juga memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan kelompok tani dalam mengoptimalkan lahan produktif. Selain menjaga keberlanjutan produksi pangan, upaya itu diharapkan dapat memberi manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.