Seleksi Polisi di Kubu Raya Transparan, Peserta Lanjut ke Tahap Panda

BERITA10 Dilihat

KUBU RAYA – Polres Kubu Raya terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan proses rekrutmen anggota Polri yang bersih, transparan, dan akuntabel. Pelaksanaan registrasi administrasi (Regmin) calon anggota Polri resmi dimulai hari ini, Senin (5 April hingga 16 April 2026).

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, animo masyarakat untuk mendaftar sebagai calon anggota Polri tahun 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari tingginya jumlah pendaftar yang hadir dan mengikuti tahapan registrasi administrasi di Polres Kubu Raya.

Tim Regmin dilaksanakan oleh panitia seleksi yang terdiri dari unsur internal Polri serta didukung oleh instansi terkait, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Selain itu, keterlibatan unsur tokoh masyarakat juga dihadirkan melalui Organisasi Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kabupaten Kubu Raya.

Pelibatan lintas sektor ini bertujuan untuk memastikan keabsahan dokumen administrasi para peserta, mulai dari data kependudukan hingga keabsahan ijazah pendidikan. Dengan demikian, proses verifikasi dapat dilakukan secara objektif dan profesional.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran pengawas internal dan eksternal merupakan bentuk transparansi dalam setiap tahapan seleksi. Ia menyebutkan, Polres Kubu Raya berkomitmen penuh menjalankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam proses penerimaan anggota Polri.

“Kami memastikan seluruh tahapan, khususnya registrasi administrasi ini, berjalan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Keterlibatan instansi terkait serta unsur masyarakat menjadi bentuk pengawasan bersama agar proses ini benar-benar bersih dan profesional,” ujar Kapolres.

Ia juga mengimbau kepada seluruh calon peserta dan masyarakat untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Menurutnya, seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif berdasarkan kemampuan dan kelengkapan administrasi peserta.

“Tidak ada ruang bagi praktik percaloan atau kecurangan. Jika ada yang menemukan indikasi tersebut, segera laporkan kepada panitia atau pengawas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa setelah peserta dinyatakan lolos pada tahapan seleksi di tingkat Polres, maka peserta akan melanjutkan ke tahapan berikutnya di tingkat Panitia Daerah (Panda) yang dilaksanakan di Polda Kalimantan Barat.

“Peserta yang memenuhi syarat di tingkat Polres akan mengikuti seleksi lanjutan di tingkat Panda di Polda Kalimantan Barat. Di sana, mereka akan kembali mengikuti serangkaian tahapan seleksi berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Dengan meningkatnya minat masyarakat serta kolaborasi berbagai pihak dalam pengawasan, diharapkan proses penerimaan anggota Polri di wilayah Kubu Raya dapat berjalan transparan, akuntabel, dan menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas serta berintegritas tinggi.