Antisipasi Karhutla, Tim KRYD Polres Kubu Raya Normalisasi Saluran Air Embung Desa Limbung

KEPOLISIAN74 Dilihat

Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap membayangi Kalimantan Barat saat kemarau, kesiapan pasokan air menjadi benteng pertahanan utama. Mengantisipasi krisis tersebut, Tim Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Polres Kubu Raya turun ke lapangan membersihkan saluran air vital menuju embung di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Sabtu (9/8/26).

Parit yang sebelumnya dipenuhi semak belukar dan gulma tebal kerap menyumbat aliran air. Jika dibiarkan, embung penampung air berisiko mengering atau sulit dijangkau saat pemadaman darurat dibutuhkan.

Pembersihan ini memastikan debit air mengalir lancar mengisi embung penampungan. Fasilitas ini disiapkan sebagai sumber air utama bagi tim gabungan, mulai dari TNI-Polri, BNPB, Manggala Agni, Relawan, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) saat menangani karhutla.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Rensa S. Aktadivia, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menegaskan bahwa penormalisasian parit ini merupakan bentuk mitigasi bencana dari hulu.

“Langkah ini kami ambil agar saat proses pemadaman maupun pendinginan lahan (cooling down), tim di lapangan tidak terkendala ketersediaan air. Kecepatan memadamkan titik api sangat bergantung pada kesiapan saluran air seperti ini,” ujar Ade.

Ade turut mengimbau warga, terutama yang berada di pemukiman dan lahan rawan karhutla, untuk bergotong royong menjaga kelancaran drainase sekitar.

“Kami dari Polres Kubu Raya mengajak masyarakat bersama-sama membersihkan jalur air di lingkungan masing-masing ini sangat penting. Karhutla adalah tanggung jawab kita bersama. Pasokan air yang lancar mempermudah kerja tim pemadam karhutla sekaligus melindungi ruang hidup warga dari potensi bahaya api,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *