Cegah Api Kembali Muncul, Polres Kubu Raya Lakukan Pendinginan di Lahan Karhutla Limbung

BERITA85 Dilihat

KUBU RAYA – Personel Pleton 1 Operasi Kontinjensi Aman Nusa II “Karhutla Kapuas-2026” Polres Kubu Raya bersama personel BKO bergerak melakukan pengecekan titik api sekaligus upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)
di wilayah Kecamatan Sungai Raya, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan ini diikuti 20 personel Pleton 1 Operasi Kontinjensi Aman Nusa II “Karhutla Kapuas-2026” Polres Kubu Raya, enam personel BKO Pasukan II Korbrimob Polri serta lima personel BKO Satbrimob Polda Bali.

Tim langsung melakukan patroli dan pengecekan terhadap lokasi yang terindikasi terjadi Karhutla. Petugas kemudian melaksanakan upaya pemadaman, pembasahan dan pendinginan pada lahan yang berpotensi kembali terbakar.

Dua lokasi menjadi sasaran penanganan, yakni kawasan GG Sawit, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, dengan luas lahan sekitar satu hektare. Selanjutnya, tim bergerak ke Jalan Madu Sari, Desa Limbung, dengan luas lahan sekitar 0,5 hektare.

Untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan, personel menggunakan dua unit kendaraan roda dua Karhutla Polres Kubu Raya, dua unit mesin Robin, 30 selang pemadaman, dua selang hisap dan dua nozzle.

Petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga mengecek kondisi lahan dan melakukan penyelidikan terhadap pemilik maupun pihak yang menguasai lahan. Setiap perkembangan penanganan selanjutnya dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan pemantauan situasi Karhutla di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Berdasarkan hasil pengecekan terakhir, api di kedua lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, personel melanjutkan proses pendinginan dan pembasahan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memunculkan kembali titik kebakaran.

Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas serta memastikan kondisi lahan benar-benar aman setelah api berhasil dipadamkan.

Polres Kubu Raya melalui Operasi Kontinjensi Aman Nusa II “Karhutla Kapuas-2026” juga terus meningkatkan patroli, pemantauan titik api dan respons cepat terhadap laporan Karhutla sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat dan mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *