Personel Satlantas Polres Kubu Raya Diserbu Keceriaan Siswa TK di Sungai Ambawang

KEPOLISIAN1 Dilihat

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kubu Raya terus berkomitmen membangun karakter disiplin masyarakat melalui pendekatan edukatif sejak usia dini. Kali ini, keceriaan mewarnai lingkungan TK Negeri Pembina, Kecamatan Sungai Ambawang, saat personel kepolisian hadir dalam program “Polisi Sahabat Anak” (Polsanak), Jumat (6/2/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB di Jalan Trans Kalimantan ini mengusung tema besar: Pengenalan Lalu Lintas Sejak Dini. Di bawah kendali Kanit Kamsel Iptu Fachri dan didampingi Ipda Husni, jajaran Satlantas Polres Kubu Raya berupaya mengubah persepsi anak terhadap sosok polisi sekaligus menanamkan budaya tertib di jalan raya.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya, IPTU J. Effendhy Kusuma melaui Kasubsi Penmas, Aiptu Ade, menegaskan bahwa program Polsanak bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem jalan raya yang aman di masa depan.

“Tujuan utama kami adalah melakukan internalisasi nilai-nilai disiplin sejak dini. Kami ingin menanamkan ‘seed of safety’ atau benih keselamatan di pikiran anak-anak kita. Ketika mereka memahami pentingnya aturan lalu lintas sejak usia TK, hal itu akan membentuk karakter mereka hingga dewasa nanti menjadi generasi yang tidak hanya patuh karena takut petugas, tapi patuh karena sadar akan keselamatan,” ujar Ade.

Ade menambahkan bahwa kegiatan ini juga berfungsi sebagai jembatan untuk menghapus sekat antara Polri dan anak-anak.

“Kami membangun citra positif bahwa Polisi adalah sahabat dan pelindung mereka. Kami juga mengajak guru dan orang tua untuk menjadi role model, karena edukasi terbaik adalah keteladanan dari orang dewasa,” pungkasnya.

Dalam pelaksanaannya, tim yang terdiri dari Aiptu Selpio, Bripka Dizy Diannovita, Brigpol Nikky Angrila, dan Bripda Yulianingsih membawakan materi secara komunikatif dan menyenangkan. Anak-anak diajak mengenal rambu-rambu lalu lintas dasar melalui metode bermain dan bernyanyi.

Beberapa poin utama yang ditekankan dalam materi Polsanak kali ini meliputi:

Pengenalan Rambu Dasar: Memahami arti warna lampu lalu lintas serta rambu peringatan.

Etika di Jalan Raya: Prosedur menyeberang jalan yang aman (Zebra Cross) dan pentingnya penggunaan helm.

Disiplin sebagai Budaya: Membangun kesadaran bahwa aturan hadir untuk melindungi nyawa.

Kehadiran personel Satlantas disambut hangat oleh Kepala Sekolah TK Negeri Pembina beserta dewan guru. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan peran pendidik dalam memantau serta mengingatkan anak-anak akan pentingnya menjaga keselamatan diri di jalan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak TK Negeri Pembina tidak hanya mengenal aturan secara teori, tetapi tumbuh menjadi individu yang disiplin, patuh aturan, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain,”tegas Ade.

Kegiatan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan simulasi singkat penggunaan jalan raya yang aman, meninggalkan kesan mendalam bagi siswa-siswi yang kini melihat polisi sebagai sosok sahabat mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *