Cegah Asap Karhutla, Serdik Sespimmen Polri Bagikan Masker ke Warga

BERITA29 Dilihat

KUBU RAYA – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga membawa risiko kesehatan akibat paparan asap. Kondisi itu mendorong Serdik Sespimmen Polri Poklat XVIII memberikan edukasi pencegahan karhutla sekaligus membagikan masker kepada warga Dusun Siak, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapat pemahaman mengenai karhutla dari tiga aspek, yakni hukum, kesehatan masyarakat, dan kelestarian ekosistem. Edukasi itu diarahkan agar warga memahami dampak pembakaran lahan sekaligus mengetahui langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah munculnya titik api.

Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan kabut asap.

“Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan dan aspek hukum. Karena itu, pencegahan harus menjadi perhatian bersama,” kata Ade, Minggu (13/9/26).

Kelompok rentan, terutama anak-anak dan lansia, menjadi salah satu perhatian dalam edukasi tersebut. Warga juga diperagakan cara menggunakan masker yang benar agar perlindungan terhadap paparan asap lebih efektif.

Selain membagikan masker, tim mengajak masyarakat meninggalkan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar atau zero burning. Warga juga diminta tidak membiarkan potensi kebakaran berkembang dan segera melaporkan keberadaan titik api melalui Call Center 110 Polri.

Langkah itu dinilai penting karena pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada penanganan setelah api muncul. Keterlibatan masyarakat dalam mengenali dan melaporkan potensi kebakaran menjadi bagian penting untuk mempercepat respons di lapangan.

Tokoh masyarakat dan warga Dusun Siak menyambut kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi kehadiran kepolisian yang tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga menghadirkan edukasi kesehatan dan bantuan masker sebagai langkah konkret menghadapi risiko asap karhutla.

Kegiatan Tim Serdik Sespimmen Poklat XVIII Lemdiklat Polri tersebut turut dihadiri , perwira pendamping atau Patun Poklat XVIII, Kanitbinmas Polsek Sungai Ambawang Ipda Fajar Setiono, Bhabinkamtibmas Desa Durian Aiptu Sarjo, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga Dusun Siak, Desa Durian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *