Enam Titik Karhutla Disisir, Tim Aman Nusa II Kubu Raya Bergerak Padamkan Api

BERITA74 Dilihat

KUBU RAYA – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kubu Raya terus dikebut. Sejak pagi, personel Operasi Kontinjensi Aman Nusa II “Karhutla Kapuas-2026” Polres Kubu Raya bergerak menyisir sejumlah lokasi yang terdeteksi mengalami kebakaran, Minggu (30/8/2026).

Lokasi pertama berada di sekitar SMK Negeri 1 Sungai Raya, Jalan Sultan Agung, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya. Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 2 hektare.

Petugas kemudian bergerak menuju RT 001/RW 011, Dusun Mulyorejo, Desa Limbung. Di lokasi ini, area yang terbakar diperkirakan mencapai 3 hektare.

Titik berikutnya berada di Dusun Wonosobo, Desa Sungai Asam, Kecamatan Sungai Raya, dengan luas lahan terbakar sekitar 3 hektare.

Petugas juga menangani kebakaran di sekitar Stasiun Transmisi Digital Indosiar-SCTV Pontianak, Jalan Prasetya, Desa Sungai Raya Dalam. Luas lahan yang terdampak diperkirakan sekitar 0,5 hektare.

Sementara itu, titik api lainnya berada di Dusun Suka Setya, Desa Bulan, Kecamatan Sungai Raya, dengan luas lahan terbakar sekitar 1 hektare.

Satu lokasi lainnya berada di Dusun Teluk Lais, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang.

Untuk mendukung proses pemadaman, personel membawa sejumlah peralatan, mulai dari satu unit kendaraan roda empat D-Max Satsamapta Polres Kubu Raya, empat unit kendaraan roda dua khusus Karhutla, hingga empat unit mesin Robin.

Selain itu, tim juga membawa 50 buah selang pemadaman, empat selang hisap dan empat nozzle.

Peralatan tersebut digunakan untuk menyemprotkan air ke titik-titik api sekaligus melakukan pembasahan di area yang telah terbakar. Langkah ini dilakukan untuk mencegah bara kembali menyala dan menjalar ke vegetasi kering di sekitarnya.

Penanganan Karhutla menjadi tantangan tersendiri karena sebagian besar lahan yang terbakar merupakan kawasan dengan vegetasi mudah terbakar. Api yang tidak segera dikendalikan berpotensi meluas, terutama ketika kondisi cuaca panas dan angin cukup kencang.

Karena itu, patroli dan pengecekan titik api dilakukan secara langsung. Setiap titik yang ditemukan segera ditindaklanjuti dengan upaya pemadaman maupun pendinginan.

Sinergi Perkuat Penanganan Karhutla

Kehadiran personel Polres Kubu Raya bersama pasukan BKO Korbrimob Polri dan Satbrimob Polda Bali menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan Karhutla di wilayah hukum Polres Kubu Raya.

Operasi Kontinjensi Aman Nusa II “Karhutla Kapuas-2026” tidak hanya berfokus pada pemadaman. Patroli, pemantauan titik api dan langkah pencegahan juga dilakukan untuk menekan risiko kebakaran meluas.

Petugas mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap yang berpotensi berkembang menjadi Karhutla.

Dengan respons cepat dan kerja bersama lintas unsur, setiap titik api diharapkan dapat segera dikendalikan sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas dan berdampak terhadap masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *