Harga Bapokting di Rasau Jaya Stabil, Stok Sejumlah Komoditas Terpantau Aman

BERITA10 Dilihat

KUBU RAYA – Ketersediaan dan harga bahan pokok penting (Bapokting) di wilayah Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, terpantau stabil. Stok sejumlah kebutuhan pokok juga dinilai mencukupi dengan distribusi yang masih berjalan lancar.

Kondisi tersebut diketahui setelah dilakukan monitoring ketersediaan dan perkembangan harga Bapokting pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 09.45 WIB di wilayah Kecamatan Rasau Jaya.

Dari hasil pemantauan, harga beras medium/Bulog berada di kisaran Rp10.500 per kilogram, sedangkan beras premium Rp14.000 per kilogram. Harga gula pasir tercatat Rp14.500 per kilogram dan minyak goreng Rp15.000 per liter.

Untuk kebutuhan protein hewani, harga daging ayam ras berada di angka Rp25.000 per kilogram dan telur ayam ras Rp25.000 per kilogram. Sementara daging sapi berada di kisaran Rp170.000 hingga Rp175.000 per kilogram.

Komoditas lainnya juga terpantau tidak mengalami perubahan berarti. Harga bawang merah berada di kisaran Rp31.500 per kilogram, bawang putih Rp29.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp50.000 per kilogram dan cabai rawit Rp60.000 per kilogram.

Sementara itu, tepung terigu tercatat Rp15.000 per kilogram. Untuk komoditas hasil perikanan, harga ikan kembung berada di kisaran Rp36.000 per kilogram dan udang Rp40.000 per kilogram.

Adapun harga tempe berada pada kisaran Rp10.000–Rp10.500 per kilogram, tahu mentah Rp1.000 per buah, mi instan Rp3.500 per bungkus dan susu kemasan sekitar Rp16.000–Rp16.500 per kaleng.

Secara keseluruhan, hasil monitoring menunjukkan harga berbagai komoditas Bapokting di Kecamatan Rasau Jaya masih dalam kondisi stabil. Ketersediaan stok juga mencukupi dan suplai kebutuhan pokok kepada masyarakat berjalan lancar.

Monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya pemantauan kondisi bahan kebutuhan pokok di wilayah Kubu Raya, khususnya untuk mengetahui perkembangan harga dan ketersediaan komoditas di tingkat masyarakat.

Dengan pemantauan secara berkala, perkembangan harga dan stok bahan pokok dapat diketahui lebih awal sehingga apabila terjadi perubahan signifikan dapat segera dilakukan langkah koordinasi dan penanganan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *