Karhutla di Kubu Raya, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Lahan Gambut

BERITA16 Dilihat

KUBU RAYA – Personel Polsek Kubu bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Seruat 3 melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Setia Maju, RT 009/RW 010, Desa Seruat 3, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Senin (5/10/2026).

Kegiatan pemadaman dimulai setelah titik panas terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning. Lokasi kebakaran merupakan lahan milik masyarakat dengan luas sekitar satu hektare.

Untuk mendukung proses pemadaman, petugas menggunakan dua unit kendaraan roda dua dinas, tiga unit mesin pemadam milik PT SR, tiga nozzle, tiga selang hisap, serta 10 gulung selang berukuran 1,5 inci.

Kondisi lahan yang terbakar menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Area tersebut merupakan lahan gambut yang ditumbuhi semak belukar, tanaman pakis dan pepohonan. Selain itu, angin kencang membuat api lebih cepat menyebar, sementara asap tebal menyulitkan petugas saat melakukan pemadaman.

Sumber air untuk pemadaman juga berada sekitar 100 meter dari lokasi kebakaran. Jarak lokasi dari Polsek Kubu mencapai kurang lebih 30 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 25 menit.

Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, personel juga berkoordinasi dengan pemerintah desa serta MPA untuk mengetahui pemilik lahan. Apabila ditemukan unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan, kepolisian akan melakukan proses penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Hasil pemantauan menunjukkan titik hotspot sudah tidak terdeteksi. Namun, kepulan asap masih terlihat dari sisa lahan yang terbakar sehingga petugas tetap melakukan pendinginan.

Petugas memastikan bara api benar-benar padam. Masyarakat diimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan, karena lahan gambut sangat mudah terbakar dan api dapat menjalar dengan cepat, terutama saat cuaca panas dan angin kencang.

Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah karhutla dengan tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara membakar. Patroli dan pemantauan titik panas akan terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini agar setiap potensi kebakaran dapat segera ditangani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *