Optimalisasi Almatsus Dalmas Diteliti di Kubu Raya, Polri Perkuat Penanganan Aksi Massa

BERITA, KEPOLISIAN36 Dilihat

Polres Kubu Raya menjadi salah satu lokasi penelitian strategis Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri dalam upaya meningkatkan profesionalisme penanganan aksi massa. Penelitian yang berlangsung pada 9–12 Maret 2026 ini difokuskan pada optimalisasi penggunaan Alat Material Khusus (Almatsus) Dalmas yang digunakan personel kepolisian dalam pengendalian massa secara humanis dan terukur.

Almatsus Dalmas merupakan perlengkapan khusus yang dirancang untuk mendukung pengendalian massa secara bertahap melalui pendekatan preemtif, preventif, persuasif, dan humanis. Peralatan tersebut terdiri dari perlindungan diri seperti helm, tameng, masker gas air mata dan body protector, kendaraan taktis seperti AWC, APC, RAISA dan security barrier, hingga perlengkapan non-mematikan seperti gas air mata, tongkat Dalmas dan megaphone.

Selain itu, Almatsus Dalmas juga dilengkapi berbagai peralatan pendukung seperti kamera perekam serta alat pemadam api ringan (APAR) portable yang berfungsi menunjang keamanan personel sekaligus memastikan penanganan aksi massa tetap mengedepankan prinsip hak asasi manusia.

Meski demikian, penggunaan Almatsus Dalmas di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya keterbatasan jumlah peralatan, kondisi perlengkapan yang tidak optimal, kebutuhan perawatan rutin, hingga peningkatan pelatihan personel dalam pengoperasiannya. Dinamika karakteristik aksi unjuk rasa yang terus berkembang juga menuntut adanya adaptasi teknologi serta prosedur penggunaan peralatan agar tetap sesuai standar operasional.

Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, Puslitbang Polri melaksanakan penelitian bertajuk “Optimalisasi Almatsus Dalmas Guna Penanganan Unjuk Rasa Berpotensi Konflik Dalam Rangka Mewujudkan Harkamtibmas.” Penelitian ini bertujuan mengevaluasi serta mengoptimalkan penggunaan Almatsus Dalmas baik di tingkat Mabes Polri maupun satuan kewilayahan.

Dalam waktu yang sama, Tim Puslitbang Polri juga melakukan penelitian mengenai peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional guna mewujudkan swasembada pangan, khususnya melalui optimalisasi lahan jagung, pemanfaatan pekarangan bergizi, pengawasan distribusi pangan, serta rekrutmen Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) di bidang pertanian.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif oleh Tim Peneliti yang dipimpin Kombes Pol Guno Pitoyo, S.I.K., M.H., bersama Ahmad Minif, S.H., M.Si. dan Puji Aprilta Sari, A.Md., serta didampingi narasumber eksternal Prof. Dr. Drs. Suryadi, M.T. dari FMIPA Universitas Indonesia dan dihadiri Wakapolres Kubu Raya, Kompol Andri Syahroni dan PJU Polres Kubu Raya beserta personil Polres Kubu Raya.

“Kegiatan penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran komprehensif mengenai efektivitas penggunaan Almatsus Dalmas di lapangan, termasuk berbagai kendala yang dihadapi personel. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat dirumuskan rekomendasi strategis guna meningkatkan kesiapan personel serta optimalisasi peralatan dalam penanganan unjuk rasa secara profesional, humanis, dan sesuai prinsip hak asasi manusia,” ujar Kombes Pol Guno Pitoyo, Rabu (11/3/2025).

Ia menambahkan, optimalisasi Almatsus Dalmas diharapkan mampu memperkuat kemampuan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *