Polres Kubu Raya Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Sungai Ambawang

BERITA87 Dilihat

KUBU RAYA – Personel Polsek Sungai Ambawang bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan tim gabungan melakukan upaya pemadaman serta pembasahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Bawas, RT 001 RW 003, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan verifikasi dan pengecekan titik panas (hotspot) yang terpantau melalui website dan aplikasi deteksi karhutla. Dari hasil pengecekan di lapangan, kebakaran diketahui melanda lahan seluas kurang lebih dua hektare.

Berdasarkan hasil pengecekan, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut dengan vegetasi berupa pohon sawit, tanaman karet, dan pakis. Lokasi kebakaran diketahui berjarak sekitar 100 meter dari permukiman masyarakat sehingga membutuhkan penanganan cepat untuk mencegah api meluas dan mengancam lingkungan sekitar.

Dalam proses pemadaman, tim gabungan mengerahkan berbagai peralatan, di antaranya satu unit waterbombing BNPB, satu unit water cannon, dua unit mesin pompa air (robin), selang pemadam berbagai ukuran, selang penyedot air, serta nozzle.

Meski sumber air tersedia, upaya pemadaman menghadapi kendala berupa hembusan angin kencang yang berpotensi mempercepat penyebaran api ke area lainnya.

Berkat upaya bersama tersebut, api dilaporkan telah padam dan hanya tersisa kepulan asap di lokasi kebakaran. Meski demikian, petugas tetap melakukan pembasahan untuk mengantisipasi munculnya kembali api, terutama pada lapisan tanah gambut yang berpotensi menyimpan bara.

Selain pemadaman dan pembasahan, upaya penanggulangan juga dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD dan pemerintah desa, pemantauan titik api, serta rencana pembuatan sekat kanal untuk mendukung pengendalian kebakaran di lahan gambut.

Polsek Sungai Ambawang turut mengimbau masyarakat, khususnya pemilik lahan dan kebun, agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di wilayahnya.

Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat penanganan karhutla serta mencegah kebakaran meluas, khususnya di wilayah lahan gambut yang rawan terbakar saat musim kemarau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *